Sabtu, 17 April 2010

Bazaar di Festival Sirkus dari Maroko

Photobucket

Sirkus itu begitu mewah, tepat berada di pusat perumahan elit di kota tangerang. Saya jadi ingin lihat kemewahan sirkus tersebut bersama keponakan saya. Wuih memang persiapan sirkus itu sungguh terkendali dan teratur dengan baik mulai dari fasilitas parkir yang luas, Toilet yang bersih, Taman buatan yang indah, dan stand stand minuman dan makanan yang tertata rapih, serta Bazar Bazar yang menyediakan berbagai hadiah.

Tetapi saya tertarik pada seorang ibu dan anak yang berada dipintu gerbang masuk sirkus, mereka dicegat dan dilarang masuk oleh petugas keamanan disana. Bukan hanya ibu & anak itu saja yang dilarang masuk tapi beberapa orang lainnya yang baru saja turun dari angkot dan ingin melihat kemewahan sirkus tersebut.

Namun saya makin penasaran si ibu dan anak itu akhirnya bisa masuk juga ke tempat sirkus, Saya pun menghampiri mereka.

Alasan mengapa mereka dilarang masuk awalnya yang dikarenakan mereka orang orang kampung dibelakang perumahan dan hanya orangorang yang pantaslah yang bisa masuk ke tempat sirkus mewah itu. ( seberapa pantas ya?? penjelasan yang aneh deh )

Dan si Ibu dan anak nya bisa masuk dikarenakan mereka menunjukkan beberapa lembar duit ratusan ribu yang ada di tasnya meyakini petugas bahwa mereka punya duit untuk membeli tiket sirkus seharga Rp 300.000,- ( Weleh weleh ).

Apa mesti yang bermobil mewah & pakaian yang trendy yang mesti masuk ke acara seperti itu?????belum tentu juga mereka bawa duit hanya bawa kartu kredit alias bayar tapi nyicil.

Walaupun naik angkot & pakaian yang biasa, siapa tau mereka itu lebih kaya dari orang orang yang turun naik mobil pribadi, bayar tunai tanpa kredit kreditan.

Eh sirkus mau dimulai, Ibu & anak itupun tak sabar ingin melihat atraksi sirkusnya sambil berlari seakan melupakan kejadian di pintu gerbang tadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar